Mengenal Osteoporosis

Share

Apa itu Osteoporosis?
Osteoporosis adalah mengecilnya jaringan tulang dan berkurangnya kepadatan tulang yang terjadi bertahap selama-bertahun-tahun. Osteoporosis terjadi karena tubuh tidak mampu membuat tulang baru dalam jumlah yang cukup untuk menggantikan tulang tua yang terserap ke dalam tubuh.
Mineral kalsium dan fosfat adalah bahan penting bagi tubuh kita untuk membuat tulang, yang didapatkan dari bahan makanan. Jika tubuh kekurangan kalsium atau fosfat, tubuh tidak dapat membuat tulang secara memadai.
Pada usia petumbuhan sampai usia dewasa, kepadatan tulang dan jaringan tulang terus bertambah sampai dengan ukuran maksimal, karena lebih banyak tulang baru yang terbentuk daripada tulang tua yang terserap tubuh (dibuang).
Pasa usia tua, kepadatan tulang semakin berkurang karena lebih banyak tulang yang terserap tubuh daripada tulang yang dibentuk oleh tubuh.

Penyebab Osteoporosis
Penyebab utama osteoporosis adalah berkurangnya hormon estrogen pada wanita saat menopause dan berkurangnya hormon testoteron pada pria . Pria di atas 70 tahun dan wanita di atas 50 tahun memiliki resiko lebih tinggi terkena osteoporosis. Kondisi-kondisi lain yang dapat menyebabkan osteoporosis adalah kekurangan kalsium, kekurangan vitamin D, penyakit-penyakit kronis tertentu (seperti: rheumatoid arthritis, penyakit ginjal kronis, penyakit liver), penggunaan obat-obat tertentu (misalnya: kortikosteroid, obat antiseizure).

Faktor Resiko Osteoporosis

  • Tidak mendapat menstruasi (amenorea) dalam waktu lama
  • Sejarah penyakit osteoporosis dalam keluarga
  • Badan terlalu kurus
  • Banyak minum alkohol
  • Merokok
  • Kurang gizi

Gejala-Gejala Osteoporosis
Osteoporosis terjadi secara lambat selama bertahun-tahun. Tidak ada gejala penyakit ini pada tahap awal. Gejala akan muncul saat penyakit ini sudah parah misalnya: nyeri punggung atau leher karena patah tulang belakang, tubuh bongkok (kifosis), atau tinggi badan berkurang.

Pencegahan Osteoporosis

  • Dapatkan asupan mineral kalsium dan vitamin D dalam jumlah cukup.
  • Makan makanan sehat dan bergizi secara seimbang.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Jangan merokok.
  • Jangan banyak minum alkohol.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *