8 Tanda Awal Kehamilan

Share

Tanda awal kehamilan - VistaBundaDotCom

Jika anda tidak mengalami haid, anda mungkin curiga atau berharap anda sedang mengalami hamil muda. Gejala awal kehamilan muncul beberapa minggu setelah pembuahan sel telur oleh sperma. Apa tanda seorang wanita sedang hamil muda? Setiap wanita mungkin mengalami gejala-gejala awal kehamilan yang berbeda. Tidak mengalami menstruasi adalah tanda awal kehamilan yang paling mudah dikenali. Selain itu, hampir semua wanita yang pernah hamil merasakan beberapa dari gejala-gejala awal kehamilan di bawah ini. Namun perlu diperhatikan juga bahwa beberapa gangguan kesehatan juga dapat menyebabkan lebih dari satu gejala kehamilan di bawah ini. Jadi untuk memastikan apakah anda hamil, harus dengan melakukan tes kehamilan. Anda bisa melakukan sendiri tes kehamilan dengan alat tes kehamilan pribadi sebelum memeriksakan diri ke dokter kandungan. Berikut ini beberapa tanda awal kehamilan yang umum dialami wanita yang hamil muda.

1. Mual (Kadang Disertai Muntah)
Morning sickness adalah gejala mual yang umum dialami wanita hamil muda. Rasa mual ini dapat menyerang kapan saja siang atau malam, kadang dimulai dari minggu ketiga setelah pembuahan. Rasa mual disebabkan karena meningkatnya kadar estrogen dan progesteron yang menyebabkan perut kosong lebih lambat. Wanita hamil juga mungkin merasakan penciumannya sangat sensitif sehingga bau rokok atau bau parfum meningkatkan resiko mual. Sebagian wanita hanya mengalami mual, sebagian lainnya mengalami mual disertai muntah.

2. Payudara Lembek dan Membesar
Perubahan payudara merupakan salah satu tanda awal kehamilan. Sejak minggu ke dua sampai minggu ke tiga sejak pembuahan, perubahan hormonal dapat membuat payudara lembek, geli atau tidak nyaman. Kadang payudara terasa lebih berisi dan lebih berat.

3. Sering Buang Air Kecil
Adalah umum bagi wanita hamil muda mengalami masa-masa sering buang kecil, khususnya di malam hari.

4. Lesu
Lesu adalah kondisi yang sangat umum dialami wanita hamil muda. Selama masa awal kehamilan kadar hormon progesteron melonjak naik. Pada saat yang sama, kadar glukosa darah turun, tekanan darah turun, dan produksi darah meningkat yang semuanya melemahkan tenaga.

5. Menolak Makanan atau Ngidam Makanan
Di masa awal kehamilan, sebagian wanita membenci makanan atau minuman tertentu. Ngidam makan tertentu juga biasa dialami oleh wanita hamil. Perubahan terhadap kesukaan pada makanan dipengaruhi oleh perubahan hormonal dalam tubuh terutama pada trisemester pertama kehamilan, saat dimana perubahan hormonal paling dramatis.

6. Pendarahan Ringan dan Kram
Beberapa hari setelah pembuahan, sel telur yang telah dibuahi melekatkan diri pada dinding uterus (rahim). Hal ini dapat menyebabkan pendarahan ringan dan kadang disertai kram (mirip kram haid). Pendarahan  ini disebut pendarahan implantasi (implantation bleeding). Ini terjadi sekitar 10 sampai 14 hari setelah sel telur dibuahi. Biasanya pendarahan ringan ini lebih lebih awal, warnanya lebih terang, dan lebih singkat.
Selain pendarahan wanita hamil muda juga mungkin melihat keluarnya carian putih seperti susu dari vagina. Hal ini berkaitan dengan penebalan dinding vagina yang bermula hanya beberapa saat setelah pembuahan. Meningkatnya pertumbuhan sel-sel lapisan vagina menyebabkan keluarnya cairan tsb.

7. Perubahan Mood
Perubahan hormonal dalam tubuh wanita hamil dapat menyebabkan perubahan mood yang sangat terasa, terutama dalam trisemester pertama. Perubahan mood seringkali muncul dalam bentuk sikap lebih emosional dan mudah menangis.

8. Pusing
Perubahan hormonal saat hamil muda menyebabkan pembuluh darah melebar dan tekanan darah turun. Hal ini dapat menimbulkan gejala pusing. Gejala pusing juga dapat disebabkan turunnya kadar glukosa darah.