Apa Itu BMI (Body Mass Index)?

Share

BMI dan status berat badan - VistaBundaDotCom

Pengertian BMI (Body Mass Index)
BMI (body mass index) atau indeks massa tubuh adalah angka yang menyatakan perbandingan berat badan (dalam kilogram) terhadap kuadrat tinggi badan (dalam meter). BMI bukan suatu besaran sehingga tidak memiliki satuan.

Kegunaan BMI
BMI adalah salah satu indikator kadar relatif lemak tubuh seseorang yang sudah dewasa dengan usia 20 tahun ke atas. BMI digunakan untuk menentukan status berat badan seseorang apakah seseorang memiliki badan yang terlalu kurus, ideal, atau terlalu gemuk. BMI membantu menilai status berat badan seseorang terhadap resiko masalah kesehatan akibat kekurangan atau kelebihan berat badan. BMI tidak bisa digunakan untuk diagnosis kondisi kesehatan seseorang. Dokter menggunakan BMI untuk menilai status berat badan seseorang berkaitan dengan resiko masalah kesehatan tertentu. Untuk mendiagnosis kondisi seseorang, dokter akan melakukan pemeriksaan medis.

Cara Menghitung BMI
Untuk mengetahui BMI seseorang, maka harus diketahui terlebih dahulu berat badan (dalam satuan kilogram) dan tinggi badan (dalam satuan meter) orang tersebut. Berat badan diukur dengan menggunakan timbangan badan, dan tinggi badan diukur dengan meteran.

Rumus menghitung BMI dan cara menghitung BMI
Interpretasi BMI untuk Menentukan Status Berat Badan
Berikut status berat badan berdasarkan angka BMI

  • Angka BMI kurang dari 18,5 artinya berat badan kurang
  • Angka BMI  18,5 – 24,9 artinya berat badan normal atau ideal
  • Angka BMI 25 – 29,9 artinya kelebihan berat badan
  • Angka BMI 30 atau lebih artinya kegemukan atau obesitas

BMI dan Status Berat Badan
Angka BMI yang terlalu rendah menunjukkan bahwa seseorang terlalu kurus sehingga meningkatkan resiko gangguan kesehatan. Angka BMI yang terlalu tinggi menujukkan bahwa seseorang terlalu gemuk sehingga meningkatkan resiko gangguan kesehatan. Orang yang terlalu kurus disarankan untuk meningkatkan berat badannya sampai kisaran berat badan ideal, demikian pula untuk orang yang terlalu gemuk disarankan untuk mengurangi berat badannya sampai kisaran berat badan normal.

Kelemahan BMI sebagai Indikator Status Berat Badan
Penggunaan BMI untuk mengukur status berat badan seseorang memiliki beberapa kelemahan. Oleh karena itu penggunaan BMI untuk memperkirakan status berat badan belum tentu cocok untuk semua orang. Berikut beberapa kekurangan BMI.

  • BMI tidak mempertimbangkan faktor umur. Perhitungan BMI untuk orang lanjut usia cenderung kurang dari estimasi.
  • BMI tidak mempertimbangkan faktor massa otot. Perhitungan BMI untuk atlit olahraga cenderung lebih dari estimasi.
  • BMI tidak mempertimbangkan faktor kehamilan. Perhitungan BMI untuk wanita saat hamil cenderung lebih dari estimasi.
  • BMI tidak mempertimbangkan faktor bentuk rangka tubuh sehingga rentang BMI untuk suatu populasi tertentu berbeda dengan rentang BMI populasi lainnya. Misalnya bentuk rangka tubuh orang Asia berbeda dengan rangka tubuh orang Eropa atau Afrika.

 

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *