10 Tips Hemat Energi di Dapur

Share

Tips hemat energi di dapur - VistaBundaDotComSalah satu cara menghemat pengeluaran dalam pengelolaan keuangan keluarga adalah dengan menghemat energi listrik dan bahan bakar. Kesadaran untuk menghemat energi tidak hanya bermanfaat bagi bagi ekonomi keluarga tetapi juga mendukung program pemerintah untuk menjaga ketahanan energi nasional. Anda dapat melakukan penghematan energi di berbagai tempat termasuk di dapur anda. Bagaimana cara menghemat energi di dapur? Berikut beberapa tips cara menghemat energi untuk keperluan dapur.

1. Manfaatkan Waktu Nyala Kompor secara Efisien
Gunakan kompor secara bijaksana dengan meminimalisir waktu nyala kompor. Jangan menyalakan kompor jika anda belum meletakkan panci atau wajan di atas kompor atau belum menyiapkan bahan makanan yang akan dimasak.

2. Jangan Membuka Kulkas Terlalu Lama atau Terlalu Sering
Kulkas mempertahankan suhu yang diinginkan dengan bantuan kompresor. Saat kulkas tertutup, kompresor hanya bekerja sebentar sebentar untuk mempertahankan suhu seting jika terjadi perubahan suhu di dalam ruang kulkas. Saat kulkas dibuka maka suhu dalam ruang kulkas akan naik karena pengaruh udara luar. Hal ini akan mengaktifkan kompresor untuk mendinginkan kembali ruang dalam kulkas. Semakin lama kulkas dibuka maka akan semakin besar kenaikan suhu ruang kulkas dan semakin lama kompresor aktif untuk mengembalikan suhu ruang kulkas seperti semula. Demikian pula jika kulkas sering dibuka.

3. Pilih Alat Listrik Daya Rendah
Menggunakan alat dapur listrik seperti oven listrik, blender, mixer, atau alat dapur elektrik lainnya dapat membantu memudahkan anda mengolah makanan. Anda dapat memilih alat listrik yang berdaya rendah (low wattage) terutama jika anda tidak pernah memasak dalam jumlah banyak.

4. Kurangi Penggunaan Alat Listrik
Anda dapat menggunakan blender untuk menghaluskan bumbu. Namun, jika anda hanya perlu bumbu halus yang tidak banyak, mengunakan ulekan tradisional cukup efektif menghaluskan bumbu dalam waktu singkat. Demikian pula jika anda ingin membuat adonan bahan makanan dalam jumlah yang sedikit, anda mungkin tidak perlu menggunakan mixer.

5. Masak Sekali dalam Sehari
Pertimbangkan untuk sekali memasak yang cukup untuk sekelurga dalam sehari. Masak sekali sehari tidak hanya menghemat waktu anda tetapi juga membantu anda menghemat energi bahan bakar kompor.

6. Kurangi Variasi Masakan
Kurangi variasi masakan dalam sekali memasak. Daripada memasak dua jenis sayuran dengan cara berbeda, anda dapat membuat kombinasi kedua jenis sayuran tersebut dalam satu masakan sayuran.

7. Makan dengan Lalapan
Sebagian bahan makanan dapat dikonsumsi tanpa harus dimasak. Beberapa hidangan tertentu seperti nasi goreng, ayam goreng, atau lele goreng mungkin lebih nikamat disantap dengan lalapan daripada dengan sayuran matang. Sebagian orang lebih memilih sambal ulekan daripada sambal yang digoreng.

8. Matikan Kompor Sebelum Masakan Matang Sempurna
Matikan kompor sebelum masakan matang sempurna, gunakan panas sisa pada wajan untuk membuat masakan matang sempurna. Biarkan masakan berada di atas kompor beberapa menit sebelum diangkat. Hal ini akan membantu anda menghemat energi dengan menghemat bahan bakar kompor.

9. Gunakan Ceret Peluit untuk Memasak Air
Seringkali kita meninggalkan kompor saat memasak air. Jika anda menggunakan ceret yang memiliki peluit, anda akan segera tahu bahwa air sudah matang sehingga bisa segera mematikan kompor untuk menghemat energi/bahan bakar.

10. Tidak Harus Masak
Terkadang membeli makanan jadi bisa lebih hemat, terutama jika diperlukan dalam porsi yang sangat terbatas misalnya hanya untuk satu orang atau untuk sekali makan dalam sehari. Contohnya jika anda disarankan dokter supaya sering makan bubur kacang hijau, anda mungkin lebih baik membeli daripada memasak sendiri.