Tips Meningkatkan Konsumsi Serat Makanan (Dietary Fiber)

Share

Tips meningkatkan asupan serat  - VistaBundaDotCom

Serat makanan merupakan salah satu nutrisi esensial yang dipelukan tubuh kita. Sebagian besar orang tidak dapat memenuhi kebutuhan harian serat makanan. Jika anda ingin meningkatkan konsumsi serat harian, anda mungkin dapat mengikuti beberapa tips meningkatkan konsumsi harian serat makanan berikut:

1. Banyak Makan Sayur
Makan sayur dengan nasi, pasta, mie, sereal, sup, bubur, dsb. Banyak sayur yang biasa dimakan mentah mengandung serat yang cukup tinggi misalnya timun, wortel, kol, selada, seledri, tomat, dsb.

2. Banyak Makan Buah
Buah merupakan sumber serat makanan selain sayuran. Maksimalkan asupan serat makanan dari konsumsi buah-buahan. Buah baik dikonsumsi setiap hari. Banyak cara untuk makan buah misalnya: dimakan langsung, ditambahkan pada makanan atau minuman. Beberapa jenis buah yang kaya akan serat antara lain apel (dengan kulitnya), tomat, beri, pir, jeruk, dll.

3. Banyak Makan Kacang
Kacang pada umumnya kaya akan protein (protein nabati) dan serat. Beberapa kacang yang populer sebagai sumber serat antara misalnya kacang merah, kacang kedelai, kacang tanah, almond, dsb.

4. Pilih Buah Utuh daripada Jus
Jika anda menggunakan juicer untuk mendapatkan sari buah, anda mungkin justru membuang bagian buah yang kaya serat bersama ampas, seperti kulit, kulit ari, atau bijinya. Beberapa jenis sayuran dan buah banyak mengadung serat pada kulitnya, misalnya pada wortel, tomat, apel, timun, dsb.

5. Makan dengan Kulitnya
Pada sebagian sayuran dan buah, serat makanan justru lebih banyak terdapat pada kulitnya, misalnya pada timun, kentang, ubi jalar, apel, beri, butir jagung,

6. Pilih Produk Bulir Utuh (Whole Grain)
Bulir gandum banyak mengandung serat pada kulitnya. Pilih produk dengan gandum utuh sebagai bahan utamanya misalnya pada produk olahan kue, roti, biscuit, cracker, macaroni, sereal, pasta, dsb.
Anda tidak perlu bingung untuk membedakan makanan dari gandum “putih” dengan produk dari gandum utuh. Dengan semakin populernya gandum utuh sebagai makanan sehat yang kaya serat, banyak produk makanan yang dengan bangga mencantumkan label “terbuat dari gandum utuh”.

7. Cek Kandungan Serat pada Kemasan Makanan
Makanan olahan dalam kemasan biasanya mencantumkan kandungan nutrisi makanan  tersebut. Anda tinggal membaca kandungan nutrisi masing-masing produk untuk mengetahui seberapa banyak kandungan seratnya.