Manfaat Menyusui Bayi dengan ASI bagi Kesehatan Ibu

Share

Air susu ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi bayi. ASI memberikan banyak manfaat bagi kesehatan bayi. Manfaat ASI bagi kesehatan bayi telah banyak diketahui, namun tidak banyak yang tahu bahwa menyusui bayi dengan ASI juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan ibu. Beberapa manfaat bagi ibu yang menyusui bayi dengan ASI antara lain:

1. Membantu Ibu Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan
Selama kehamilan, terdapat simpanan lemak tertentu yang ditujukan untuk mendukung kehamilan dan laktasi. Menyusui bayi dengan ASI akan mengurangi simpanan lemak tersebut sehingga membantu mengembalikan berat badan normal ibu dengan cepat. Menyusui bayi juga membakar kalori, untuk menghasilkan ASI tubuh ibu menghabiskan sekitar 500 kalori perhari.

2. Mempercepat Pemulihan Rahim dan Mengurangi Resiko Pendarahan Pasca Persalinan (PPP)
Menyusui bayi dengan ASI membantu memulihkan rahim (uterus) ke ukuran semula saat sebelum hamil.
Dengan menyusui bayi dengan ASI, tubuh ibu mengeluarkan hormon oksitosin yang membantu kontraksi rahim. Hal ini dapat mengurangi resiko pendarahan pasca persalinan (postpartum hemorrhage).

3. Mengurangi Resiko Kanker
Menyusui bayi dengan ASI mengurangi resiko kanker terutama yang berhubungan dengan sistem reproduksi yaitu kanker payudara, kanker rahim, dan kanker endometrial.

4. Menunda  Menstruasi
Menyusui bayi dengan ASI menunda terjadinya kembali siklus menstruasi wanita beberapa bulan. Sedangkan jika tidak memberikan ASI-nya hanya menunda siklus menstruasi beberapa minggu. Jeda menstruasi yang lebih lama berarti menurunkan resiko anemia karena defisiensi zat besi dan menurunkan fluktuasi hormon yang seringkali mempengaruhi mood ibu yang baru melahirkan.

5. Mengurangi Resiko Depresi Pasca Melahirkan (Postpartum Depression)
Menyusui merangsang lebih banyak hormon oksitosin dan hormon prolaktin yang membantu ibu menjadi rileks. Oksitosin cenderung menurunkan tekanan darah sedangkan prolaktin memiliki efek sedatif (penenang). Secara psikologis menyusui dengan ASI membuat ibu fokus merawat bayi. Studi menunjukkan bahwa ibu yang memberikan ASI mengalami sedikit kecemasan dan depresi pasca persalinan daripada ibu yang tidak memberikan ASI pada bayinya.

6. Menunda Kehamilan
Menyusui bayi dengan ASI menunda kehamilan. Ini berati menunda kehamilan secara alami (tanpa kontrasepsi). Kehamilan yang sehat akan mengurangi berbagai resiko kesehatan bagi ibu. Salah satu aspek kehamilan yang sehat adalah tidak hamil lagi dalam jarak yang terlalu dekat dengan kehamilan sebelumnya.