6 Kebiasaan yang Meningkatkan Resiko Osteoporosis

Share

Osteoporosis atau tulang keropos dapat disebabkan karena kebiasaan-kebiasaan hidup yang tidak sehat. Jika anda memiliki bebrapa kebiasaan hidup kurang sehat di bawah ini, anda dapat mulai segera  mengubah kebiasaan tersebut  untuk menurunkan resiko osteoporosis. Apa saja kebiasaan hidup kurang sehat yang dapat meningkatkan resiko osteoporosis?

1. Kurang Makan Buah dan Sayuran
Sayuran dan buah merupakan sumber utama vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh secara keseluruhan termasuk untuk kesehatan tulang. Kalsium adalah mineral penyusun tulang yang terpenting yang memberi kekuatan pada struktur tulang. Vitamin D adalah vitamin terpenting bagi kesehatan tulang karena berperan membantu tubuh menyerap kalium. Selain kalsium dan vitamin D, mineral magnesium, potassium (kalium), dan vitamin K juga merupakan mikronutrien yang penting untuk kesehatan tulang. Kekurangan zat-zat tersebut meningkatkan resiko  osteoporosis.

2. Sering Makan Makanan yang Mengandung Banyak Sodium
Terlalu banyak mengkonsumsi sodium (natrium) dari makanan dan minuman dapat menyebabkan tubuh kehilangan kalsium. Sodium banyak dikonsumsi dari garam dapur (potassium klorida/natrium klorida).

3. Sering Minum Minuman yang Mengandung Banyak Kafein
Terlalu banyak mengkonsumsi kafein dari makanan dan minuman dapat menyebabkan tubuh kehilangan kalsium. Kafein banyak dikonsumsi  dari minuman termasuk kopi, teh, minuman energi, dsb. Minum kafein dari kopi dan teh setiap hari dalam jumlah wajar tidak akan menyebabkan osteoporosis.

4. Terlalu Banyak Minum Alkohol
Terlalu banyak minum alkohol dapat mengurangi formasi tulang (pembentukan tulang). Setiap saat tubuh kita membentuk sel-sel tulang baru menggantikan sel-sel tulang tua. Terlalu banyak alkohol dalam tubuh dapat mengurangi suplai kalsium yang diperlukan tubuh. Banyak orang yang sering minum  alkohol dalam jumlah berlebihan tidak mendapatkan kalsium dalam jumlah yang cukup untuk pembentukan tulang baru. Minum 1-2 gelas alkohol sehari tidak membahayakan kesehatan tulang.

5. Merokok
Bahan-bahan kimia dalam asap rokok yang masuk kedalam tubuh tidak baik bagi sel-sel tubuh, termasuk sel-sel tulang. Bahan bahan kimia tersebut merupakan iritan yang dapat mengganggu penyerapan kalsium oleh tulang. Bagi wanita, merokok dapat mengganggu fungsi hormon estrogen yang melindungi kesehatan tulang.

6. Jarang Berolahraga dan Tidak Melakukan Aktivitas Fisik
Orang yang jarang berolahraga dan tidak banyak bergerak atau melakukan aktivitas fisik beresiko lebih tinggi terkena osteoporosis. Tulang yang sering mendapatkan beban dan sering digerakkan akan berusaha mempertahankan kekuatannya dengan cara mempertahankan kepadatannya melalui pembentukan sel-sel tulang baru.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *